Motto Hari Ini
Waktu Kini: :

WAKTU SHALAT, Kamis, 21 10 2021 Oktober 2021 >

Diterbitkan :
Kategori : KEBAHASAAN
Komentar : 0 komentar

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 

KALIMAH

“Kalimah” dalam bahasa Arab, sama dengan “kata” dalam bahasa Indonesia.  Dibagi tiga:  Isim اسم, Fi’il فعل,  Huruf حروف.

ISIM  

Ada tiga golongan: (1) Nama, (2) Kata Sifat, (3) Kata Tidak Berwaktu.

(1) Nama

Setiap kata yang menunjukkan nama-nama (1) manusia, (2) hewan, (3) tumbuh-tumbuhan, (4) benda mati, (5) tempat dan (6) waktu.

Contoh Isim golongan nama

  • Nama-nama manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, benda mati, tempat dan waktu.
Klasifikasi Contoh Isim Arti
(1)

Manusia

مُحَمَّدٌ Muhammad
عَلِيٌّ Ali
عُثْمَانُ Utsman
(2)

Binatang

فيْلٌ Gajah
غَنَمٌ Kambing
تِمْسَاحٌ Buaya
(3)

Tumbuh-tumbuhan

وَرْدَةٌ Mawar
بَاذِنْجَان Terong
عِنَبٌ Anggur
(4)

Benda Mati

كُرْسِيٌّ Kursi
مَدْرَسَةٌ Sekolah
مَكْتَبٌ Meja
(5)

Tempat

سَمَارَنْجِ Semarang
اَلْقَاهِرَهْ Kairo
جَاكَرْتَا Jakarta
(6)

Waktu

نَهَارٌ Siang
لَيْلٌ Malam
صَبَاحٌ Pagi

(2) Kata Sifat

  • Contoh golongan isim sifat
Kata Sifat Arti
كَبِيْرٌ Besar
صَغِيْرٌ Kecil
مَاهِرٌ Terampil
جَاهِلٌ Bodoh

(3) Kata Tidak Berwaktu

  • Contoh tabulasi golongan isim tidak berwaktu
Kata Arti
سَفَرٌ Perjalanan
قِرَاءَةُ Bacaan
كِتَابَةٌ Tulisan

TANDA-TANDA ISIM

Tanda isim ada empat: (1) Tanwin, (2) Berawalan Al- (3) Nida’ (panggilan) (4) Dapat di-jar-kan, (4) Disandarkan pada kalimah lain.

Tabulasi Tanda-tanda  Isim

Tanda Contoh Arti
(1) Tanwin رَجُلٌ Orang laki-laki
كِتَابٌ Kitab
شَجَرَةٌ Pohon
(2) Al- اَلرَّجُلُ Orang laki-laki itu
اَلْكِتَابُ Kitab itu
اَلشَّجَرَةُ Pohon itu
(3) Nida’ (Panggilan) يَازَيْدُ Hai Zaid
يَاعَلِيُّ Hai Ali
يَارَجُلُ Hai orang laki-laki
(4) Di-jar-kan عَلَى الْكُرْسِيِّ Di atas kursi
فِى الْبَيْتِ Di rumah
اِلَى السُّوْقِ Ke pasar
(5) Disandarkan pada kalimah lain اَلْكِتَابُ مُفِيْدٌ Kitab itu ber-manfaat
اَلْبَيْتُ كَبِيْرٌ Rumah itu besar
اَلْوَلَدُ زَكِيٌّ Anak itu pintar

Apabila ada suatu kata dapat menerima semua tanda-tanda di atas, atau salah satu dari tanda-tanda tersebut maka kalimat itu adalah isim.

FI’IL

Fi’il adalah setiap kata yang menunjukkan terjadinya sesuatu kegiatan/ pekerjaan dalam waktu tertentu. Contoh: اُنْظُرْ (lihatlah!), يَنْظُرُ  (sedang melihat).

TANDA-TANDA FI’IL

Tanda-tanda fi’il ada empat, dalam tabel berikut ini:

Tanda Contoh Arti
(1) Dapat dihubungkan dengan ta’ fa’il (yang menunjukkan pelaku) نَظَرْتُ   Saya telah melihat
حَظَرْتَ Engkau telah hadir
(2) Dapat dihubungkan dengan ta’ ta’nis (yang menunjukkan pada pihak ke tiga perempuan) كَتَبَتْ Dia (perempuan) telah menulis
تَقْرَأُ Dia (perempuan) sedang membaca
(3) Dapat dihubungkan dengan ya’ mukhotobah (yang menunjukkan kepada orang ke dua perempuan) تَكْتُبِيْنَ Engkau (perempuan) sedang menulis
  اِذْهَبِيْ Pergilah engkau (perempuan)
(4) Dapat dihubungan dengan nun taukid (penegas) اُشْكُرَنَّ Bersyukurlah dengan sungguh-sungguh
لِيَقْرَأَنَّ Hendaklah ia membaca

HURUF

Huruf adalah setiap kata yang tidak mempunyai arti atau tidak dapat dipahami maksudnya kecuali bila digabungkan dengan kata lain. Contoh:  فِى  (di)  اِلَى  (ke) مِنْ  (dari) وَ (dan)

JENIS-JENIS KALIMAH

KALIMAH ISIM

Isim dibedakan menjadi bermacam-macam menurut pengelompokannya, yaitu:

(1) Isim Mudzakar dan Isim Muanats

(a) Isim mudzakar

yaitu isim yang menunjukkan arti laki-laki atau dianggap laki-laki, contoh: مُحَمَّدٌ  Muhammad, رَجُلٌ Orang laki-laki, اَلْقَمَرُ  Bulan, مَسْجِدٌ Mas-jid.

Ada bebrapa isim mudzakar yang mempunyai tanda isim muanats, tetapi tetap dihukumi mudzakar, contoh:  طَلْحَةُ  Tholhah, حَمْزَةُ Hamzah, حُذَيْفَةُ Hudzaifah, مُسَيْلَمَةُ Musailamah.

(b) Isim Muannats

Isim muanats adalah isim yang menunjukan arti perempuan atau yang dianggap perempuan. Isim muanats dibagi menjadi tiga macam

(b-1) Mu’anats Lafdzi Hakiki, yaitu isim yang berakhiran ta’ ta’nits dan menunjukan arti perempuan atau yang dianggap perempuan. Contoh: عَائِشَةُ A’isyah, حَدِيْقَةُ  Kebun, تِلْمِيْذَاتٌ  Murid perempuan, سَبُّوْرَةٌ Papan tulis.

(b-2) Mu’anats Ma’nawi yaitu isim yang tidak berakhiran ta’ ta’nits, akan tetapi menunjukkan arti perempuan. Contoh: مَرْيَمُ Maryam, زَيْنَبُ  Zainab, هِنْدٌ Hindun, اُمٌّ  Ibu.

(b-3) Muanats Majazi yaitu isim yang menurut kaidahnya dihukumi muanats, contoh: اَلشَّمْسُ  Matahari, دَارٌ  Kampung, اَرْضٌ  Bumi, رِيْحٌ Angin.

(b-4) Jama’ Taksir Ghoiru Aqil juga dipandang sebagai muanats, contoh: اَقْلاَمٌ pena-pena, كُتُبٌ buku-buku, مَصَابِيْحُ  lampu-lampu, اَبْوَابٌ pintu-pintu.

(2) Isim Mufrod, Isim Tatsniyah, Isim Jama’

(a) Isim Mufrod

Isim Mufrod adalah isim yang menunjukkan arti tunggal, contoh: اَلْبَيْتُ،  اَحْمَدُ،  قَلَمٌ،  اَلْمَسْجِدُ

(b) Isim Tatsniyah

Isim Tasniyah atau Mutsana adalah isim yang menunjukkan arti dua. Cara membuatnya dengan menambah alif dan nun ketika rafa’ dan ya’ dan nun ketika nashob dan jar pada akhir isim mufrodnya.

Contoh:

نصب/جزم رفع زيد اسم مفرد
مَدْرَسَتَيْنِ مَدْرَسَتَانِ  ـ انِ/ ـ يْنِ مَدْرَسَةٌ
مَسْجِدَيْنِ مَسْجِدَانِ ـ انِ/ ـ يْنِ مَسْجِدٌ
كِتَابَيْنِ كِتَابَانِ ـ انِ/ ـ يْنِ كِتَابٌ

(b) Isim Jama’

Isim jama’ adalah isim yang menunjukan arti lebih dari dua. Isim jama’ ada tiga macam yaitu (1) isim jama’ mudzakar salim, (2) isim jama’ muanats salim dan (3) isim jama’ taksir.

 (b-1) isim jama’ mudzakar salim,

Isim jama’ mudzakar salim adalah isim yang menunjukan arti banyak untuk mudzakar. Caranya dengan menambah wawu dan nun ketika rafa’ , ya’ dan nun ketika nasob dan jarز

نصب/جزم رفع زيد اسم مفرد
مسلمين مسلمون ـ ون / ـ ين مسلم
صالحين صالحون ـ ون / ـ ين صالح

(b-2) isim jama’ muanats salim

Isim jama’ muanats salim adalah isim yang menunjukan arti banyak untuk muanats. Caranya dengan menambah alif dan ta’ di akhirnya, kalau diakhiri dengan ta’ tanits, ta tanitsnya dibuang.

اسم جمع مؤنث سليم اسم مفرد اسم جمع مؤنث سليم اسم مفرد
مُسْلِمَاتٌ مُسْلِمَةٌ مَرْيَمَاتٌ مَرْيَمُ
مُؤْمِنَاتٌ مُؤْمِنَةٌ هِنْدَاتٌ هِنْدٌ

(b-3) isim jama’ taksir.

Isim jama’ taksir yaitu isim yang menunjukkan arti banyak untuk semua kalimah isim, baik benda mati atau hidup, mudzakar atau muanats. Contoh:

اسم جمع تكثير اسم مفرد اسم جمع تكثير اسم مفرد
بُيُوْتٌ بَيْتٌ كُتُبٌ كِتَابٌ
طُلاَّبٌ طَالِبٌ صُوَرٌ صُوْرَةٌ

Adapun bentuk jama’ taksir ini sima’i, artinya mengikuti apa yang diucapkan orang Arab.

(3) Isim Dlomir

Isim dlomir adalah isim yang menunjukkan kata ganti orang pertama (mutakallim), orang kedua (mukhatob), atau orang ketiga (ghaib).

Kata Ganti Untuk واقع اسم ضمير
Dia laki-laki (1) مفرد مذكر غَائب هُوَ
Dia laki-laki (2) تثنية مذكر غَائب هُمَا
Mereka laki-laki جمع مذكر غَائب هُمْ
Dia perempuan (1) مفرد مؤنث غَائبة هِيَ
Dia perempuan (2) تثنية مؤنث غَائبة هُمَا
Mereka perempuan جمع مؤنث غَائبة هُنَّ
Kamu laki-laki (1) مفرد مذكر مخاطبة اَنْتَ
Kamu laki-laki (2) تثنية مذكر مخاطب اَنْـتُمَا
Kamu laki-laki banyak جمع مذكر مخاطب اَنْتـُمْ
Kamu perempuan (1) مفرد مؤنث مخاطبة اَنْتِ
Kamu perempuan (2) تثنية مؤنث مخاطبة اَنْـتُمَا
Kamu perempuan banyak جمع مؤنث مخاطبة اَنْتـُنَّ
Saya متكلم واحدة اَنَا
Kita متكلم واحدة مع الغير نَحْنُ

MACAM-MACAM KALIMAH FI’IL

FI’IL MADLI

Fi’il madhi adalah fi’il yang menunjukkan pekerjaan atau peritiwa yang sudah lampau. Fi’il madhi mempunyai empat belas bentuk sesuai dengan dhomirnya, contoh  دَرَسَ ، كَتَبَ ، كَلَمَ

FI’IL MUDLARI’

Fi’il mudhari’ adalah fi’il yang menunjukan pekerjaan atau peristiwa yang sedang atau akan terjadi. Tanda-tanda fi’il mudhari’ yaitu diawali dengan huruf mudharo’ah ي ن ا ت

Contoh: تَذْهَبُ ،  اَذْهَبُ ،  نَذْهَبُ ، يَذْهَبُ

FI’IL AMAR

adalah fi’il yang menunjukkan arti perintah untuk melaksanakan pekerjaan. Fi’il amar hanya mempunyai enam bentuk untuk mukhotob dan mukhotobah.اِفْتَحْ ،  اِجْلِسْ ، اُكْتُبْ

فعل امر

فعل نهى

فعل مضارع فعل ماض اسم ضمير
يَفْعُلُ فَعَلَ هُوَ
يَفْعُلَانِ فَعَلَا هُمَا
يَفْعُلُوْنَ فَعَلُوْا هُمْ
تَفْعُلُ فَعَلَتْ هِيَ
تَفْعُلَانِ فَعَلَتَا هُمَا
يَفْعُلْنَ فَعَلْنَ هُنَّ
اُفْعُلْ تَفْعُلُ فَعَلْتَ اَنْتَ
اُفْعُلَا تَفْعُلَانِ فَعَلْتُمَا اَنْـتُمَا
اُفْعُلُوْا تَفْعُلُوْنَ فَعَلْتُمْ اَنْتـُمْ
اُفْعُلِى تَفْعُلِيْنَ فَعَلْتِ اَنْتِ
اُفْعُلَا تَفْعُلَانِ فَعَلْتُمَا اَنْـتُمَا
اُفْعُلْنَ تَفْعُلْنَ فَعَلْتُنَّ اَنْتـُنَّ
اَفْعُلُ فَعَلْتُ اَنَا
نَفْعُلُ فَعَلْنَا نَحْنُ

MACAM-MACAM KALIMAH HURUF

(1) HURUF yang masuk pada Fi’il

(a) Huruf nasab, yaitu huruf yang menasabkan fi’il mudhori’:  اَنْ ،  لَنْ ،  اِذَنْ ،  كَىْ

(b) Huruf  jazm, yaitu huruf yang menjazmkan fi’il mudhori:  لَمْ، لَمَّا ،  اَلَمَّا ،  اِنْ ، لَمْ

(c) Huruf  lainnya, seperti:  قَدْ ،  سِيْنُ ، سَوْفَ

(2) HURUF yang masuk pada Kalimah Isim

Yaitu Huruf Jar:

Contoh Arti Huruf Jar
اَنَا اَرْجِعُ اِلَى الْمَدْرَسَةِ فِى السَّاعَةِ الْوَاحِدَةِ Dari مِنْ
اَحْمَدُ يَذْهَبُ اِلَى الْمَدْرَسَةِ مَعَ الاَصْدِقَائِهِ Ke اِلَى
عَنْ اَنَسِ ابْنِ مَالِكِ رَضِىَ اللّٰهُ عَنْهُ Dari عَنْ
اَلْكِتَابُ عَلَى الْمَكْتَبِ Di atas عَلَى
اَلتَّلَامِيْذُ فِى الْفَصْلِ Di dalam فِى
رُبَّ تِلْمِيْذٍ كَسْلَانَ يَنْجَحُ فِى الاِمْتِحَانِ Kadang-kadang رُبَّ
كَتَبْتُ بِالْقَلَمِ Dengan بِ
عُمَرُ كَالْاَسَدِ فِى السَّجَاعَةِ Seperti كَ
بَيْتٌ لِزَيْدٍ Untuk لِ
وَاللّٰهِ لاَ اَفْعَلَنَّ كَذَا Demi وَاوُ الْقَسَم
وَ تَاللّٰهِ لَأَكِيْددَنَّ أَصْنَامَكُمْ Demi تَاءُ الْقَسَم
مَارَاَيْتُهُ مُذْ يَوْمِ الْجُمْعَةِ Sejak مُذْ
مَارَاَيْتُهُ مُنْذُ يَوْمِ الْجُمْعَةِ Sejak مُنْذُ

(3) HURUF yang masuk pada Kalimah Isim dan Fi’il

Huruf athof yaitu huruf yang menjadi penyambung (kata sambung) antara dua isim atau dua fi’il,  antara lain:  وَ ،  فَاءُ ،  ثُمَّ ،  اَمْ ،  اَوْ ،  اِمَّا ،  بَلْ

JUMLAH ISMIYAH

Jumlah ismiyah adalah susunan kalimat yang diawali dengan kalimat isim yang terdiri dari mubtada’ dan khobar.

Arti Contoh Jumlah Ismiyah
Kebun itu bagus. اَلْبُسْتَانُ جَمِيْلٌ
Orang-orang Islam sholat di masjid. اَلْمُسْلِمُوْنَ يُصَلُّوْنَ فِى الْمَسْجِدِ
Burung di atas pohon. اَلطَّائِرُ فَوْقَ الشَّجَرَةِ
Khotib berkhutbah di atas mimbar. اَلْخَطِيْبُ يَخْطُبُ عَلَى الْمِنْبَرِ
Ali mengendarai keledai. عَلِيُّ يَرْكَبُ الْحِمَارَ
Apel itu manis. اَلتُّفَاحَةُ حُلْوَةٌ

JUMLAH FI’LIYAH

Jumlah fi’liyah adalah susunan kalimat yang diawali dengan kalimat fi’il yang terdiri dari fi’il dan fa’il.

Arti Contoh Jumlah Fi’liyah
Muhammad memetik bunga. قَطَفَ مُحَمَّدٌ زَهْرَةً
Hasan membaca kitab. قَرَأَ حَسَنٌ الْكِتَابَ
Saya membeli polpoin. اَكَلْتُ الْبُرْتُقَلَ
Orang miskin itu merasakan kedinginan. شَعَرَالْفَقِيْرُ بِالْبَرْدِ
Pak guru telah datang. جَاءَ الْأُسْتَاذُ

MAF’UL BIH

Maf’ul bih adalah isim yang dii’robi nashob yang jatuh setelah fi’il dan fa’il.

Arti Contoh Jumlah Fi’liyah
Umar menunggang kuda. عُمَرُ يَرْكَبُ الْحِصَانَ
Anak itu makan nasi. يَأْكُلُ الْوَلَدُ الْأَرُزَ
Murid menulis pelajaran يَكْتُبُ التِّالْمِيْذُ الدَّرْرْسَ
Sapi jantan itu membajak tanah. يَحْرُثُ الثَّوْرُ الْأَرْضَ
Ayah minum kopi. يَشْرَبُ الْوَالِدُ الْقَهْوَةَ
Laila mendapat hadiah. حَازَتْ لَيْلَى جَائِزةً

MASDAR

Masdar adalah kata kerja yang dibendakan (perbuatan yang tidak terikat dengan waktu tertentu). Contoh:

مصدر فِعِل مضارع فِعِل مَاضى
كِتاَبَةً يَكْتُبُ كَتَبَ
قِرَاءَةً يَقْرَأُ قَرَأَ
اِسْتِمَاعً يَسْتَمِعُ اِسْتَمَعَ
زِيَارَةً يَزُوْرُ زارَ
بَحْثًا يَبْحَسُ بَحَسَ

MASDAR  MUAWAL

عن, لن, ل + فعل مضارع

Fi’il mudhori’ terletak setelah    عن ،  لن ،  ل

I’robnya manshub. Contoh:

Saya senang jika kamu jujur. يَسُرُّنِى اَنْ تَصْدُقَ
Pedagang itu tidak akan pergi ke pasar. اَلتَّاجِرُ لَنْ يَذْهَبَ اِلى السُّوْقِ
Saya duduk untuk beristirahat. جَلَسْتُ لِاَسْتَريْحَ

معرب بالحركات

الكَلِمة رفع نصب جير جزم
اسم مفرد منصرف ضمة فتحة كسرة ….
مِثاَلٌ جَاءَ زَيْدٌ رَاَيْتُ زَيْدًا مَرَرْتُ بِزيْدٍ
اسم مفرد غير منصرف

 

ضمة فتحة فتحة ….
مِثاَلٌ جَاءَ اَحْمَدُ رَاَيْتُ اَحْمَدَ مَرَرْتُ بِ اَحْمَدَ
جمع تكثير منصرف ضمة فتحة كسرة ….
مِثاَلٌ جَاءَ رِجَالٌ رَاَيْتُ رِجَالاً مَرَرْتُ بِرِجالٍ
جمع تكثير غير منصرف ضمة فتحة فتحة ….
مِثاَل جَاءَ ضَوَارِبُ رَاَيْتُ ضَوَارِبَ مَرَرْتُ بِضَوَارِبَ
جمع مؤَنث سالم ضمة كسرة كسرة ….
مِثاَل جَائَتِ الْمُسْلِمَاتُ رَاَيْتُ الْمُسْلِمَاتِ مَرَرْتُ بِالْمُسْلِمَاتِ
فعل مضارع صحيح اخر ضمة فتحة …. سكون
مِثاَل يَضْرِبُ لَنْ يَضْرِبَ لَمْ يَضْرِبْ
فعل مضارع معتل اخر ضمة فتحة …. حذف حرف علة
مِثاَل يَغْزُو لَنْ يَغْزُوَ لَمْ يَغْزُ

معرب بالحرف

الكَلِمة رفع نصب جير جزم
اسم تثنية الف ياء ياء
مِثَالٌ قَامَ الزَّيْدَانِ رَاَيْتُ الزَّيْدَيْنِ مَرَرْتُ بالزَّيْدَيْنِ
جمع مذكر سالم واو ياء ياء
مِثَالٌ قَامَ الزَّيْدُوْنَ رَئَيْتُ الزَّيْدِيْنَ مَرَرْتُ بالزَّيْدِيْنِ
اسماء خمسة/

ستة

واو الف ياء …—
مِثَالٌ قَامَ اَبُوْكَ رَاَيْتُ اَبَاكَ مَرَرْتُ بِاَبِيْكَ
افعال خمسة نون حذف نون حذف نون
مِثَالٌ يَضْرِبُوْنَ لَنْ يَضْرِبُوْا لَمْ يَضْرِبُوْا

Insya Allah Berlanjut

Wallahu A’lam.

SebelumnyaAl-Amtsilah At-Tashrifiyah, Karya: Ma’sum Ibnu Ali SesudahnyaMengenal Kitab Alfiyah Ibnu Malik
20 Sifat Allah yang Perlu Dihafalkan dan Dipahami
Salah satu bagian dari beriman kepada Allah, adalah mengetahui dan hafal terhadap sifat-sifat Allah. Sifat-sifat ini disebut sifat wajib bagi Allah. Bukan karena kita mewajibkan Allah memiliki sifat tersebut, tapi...
Teks Kitab Al-Hikam, Beserta Syarahnya
KITAB AL-HIKAM Karya Syaikh Ibnu ‘Athoillah As-sakandariy MUQODDIMAH بسم الله الرحمن الرحيم Segala puji bagi Allah, Tuhan yang mengisi [memenuhi] hati para wali [kekasih]-Nya dengan kasih sayang-Nya. Mengistimewakan jiwa mereka...
Sejarah Setiap Akhir Khutbah Jumat Khatib Membaca QS Surah An-Nahl 90
Pada tahun 717 M/99 H seorang penguasa Muslim yang kekuasaannya terbentang dari Kufah hingga Semenanjung Spanyol dan Afrika Utara bernama Umar bin ‘Abdul ‘Azîz (682-720 M/63-101 H) mengirim surat kepada...
Pemikiran Pascapandemi, Kebangkitan Pasca-Covid-19
Kita perlu melakukan penilaian sendiri (self-appraisal) secara jujur. Jangan mengecoh diri dengan rekayasa pencitraan yang membesar-besarkan pencapaian kecil. Kita bisa belajar dari pengalaman sejarah bangsa sendiri. Kebangkitan acap kali bertolak...
Strategi Dakwah Rasulullah Saw pada Era Berada di Madinah
Madinah menjadi sebuah ruang dakwah baru bagi Rasulullah SAW, setelah dakwah di Mekah terasa sempit bagi dakwah Rasulullah SAW dan umat Islam pada waktu itu. Berawal dari respon orang-orang Yatsrib...
Strategi Dakwah Rasulullah SAW pada Era Berada di Mekah
Nabi Muhammad SAW yang lahir di Mekkah dengan membawa misi mendakwahkan ajaran Islam mendapat tantangan yang berat dan menyakitkan. Kultur masyarakat yang ada pada waktu itu menganut keyakinan Paganisme (suatu...


TINGGALKAN KOMENTAR