Motto Hari Ini
Waktu Kini: :

WAKTU SHALAT, Kamis, 21 10 2021 Oktober 2021 >

Diterbitkan :
Kategori : BERITA - PENGUMUMAN
Komentar : 0 komentar

Pembaharuan Pengurus Takmir Masjid Al-Ukhuwwah Lendah untuk periode tahun 2019-2024 M dilaksanakan dalam kegiatan Musyawarah Pleno Jamaah Masjid Al-Ukhuwwah, Ahad Legi, 15 Sya’ban 1440 H bertepatan dengan 21 April 2019. Kegiatan yang berlangsung di serambi Masjid Al-Ukhuwwah itu berlangsung dari pukul 19.30 sampai dengan 20.30. Pada kesempatan itu juga diselenggarakan Pengajian Rutin Malem Senin Pahing Jamaah Masjid Al-Ukhuwwah Lendah.

Berikut ini disampaikan hasil pemilihan dan penyusunan Pengurus Takmir Masjid Al-Ukhuwwah Lendah, Periode Tahun 2019 – 2024 M, yang meliputi Susunan Pengurus, Visi, Misi dan Program Tahun 2019 – 2024 M.

Susunan Pengurus Harian Takmir Masjid Al-Ukhuwwah Tahun 2019 – 2024 M

TUGAS SEBAGAI : NAMA, NO. HP + WA
Ketua Takmir : Anta Suwawu. 081392873678
Wakil Ketua Sri Murdopo. 081904252224
Sekretaris  : Suparjiman. 085326403595
Bendahara : Sri Handarsih. 0895391338402
Imam Sholat Lima Waktu : Sasmito. 085643969091

Adapun Susunan Pengurus Takmir Secara Komplet yang meliputi setiap bidang atau seksi-seksinya, ditentukan dan dicantumkan pada bagian lain dari Susunan Pengurus Takmir Harian ini.

Visi Takmir Masjid Al-Ukhuwwah Tahun 2019 – 2024 M

“Makmurnya Masjid Al-Ukhuwwah dengan kegiatan Ibadah dalam arti yang luas, yakni semakin meningkatnya kualitas dan kuantitas amalan Ibadah dan kehidupan bermutu segenap anggota keluarga jamaah Masjid Al-Ukhuwwah Lendah, yang ditopang pemahaman Agama Islam yang moderat dan akhlaq mulia”.

Misi Takmir Masjid Al-Ukhuwwah Tahun 2019 – 2024 M

Melaksanakan  Shalat Lima Waktu secara berjamaah, meramaikan kegiatan pendidikan dengan berbagai pengajian dan pembelajaran yang semakin teratur, terprogram, dan terdokumentasikan, baik kepada orang tua, remaja dan anak-anak. Penyediaan Perpustakaan Digital Berbasis Web.

Program Takmir Masjid Al-Ukhuwwah Tahun 2019 – 2024 M

  1. Melaksanakan Adzan dan Shalat Lima Waktu Berjamaah.
  2. Melaksanakan Pengajian Ibu-Ibu setiap Selasa Malam (Malem Rebo)
  3. Melaksanakan Pengajian bagi seluruh jamaah, selapanan sekali, yakni setiap Malem Senin Pahing.
  4. Melaksanakan Kegiatan Ibadah Ramadhan
  5. Melaksanakan Ibadah Qurban yang meliputi (a) pendaftaran, pembelian, pemyembelihan dan pendistribusian daging Hewan Qurban kepada fakir miskin dan yang berhak; (b) melaksanakan malam Takbiran malem Hari Idul Adha.
  6. Merintis, meluncurkan dan mengelola Website Masjid Al-Ukhuwwah, dengan domain “al-ukhuwwah.com” serta updating posting konten secara aktif setiap hari dan  Mewujudkan Perpustakaan Digital Berbasis Web.
  7. Merintis penyusunan modul materi pengajian dan pendidikan bahasa Arab & bahasa Inggris bagi anak-anak.
SebelumnyaKalimah Terakhir Rasulullah SAW Menjelang Wafat SesudahnyaTeks Doa Shalat Dluha dan Shalat Tahajud
20 Sifat Allah yang Perlu Dihafalkan dan Dipahami
Salah satu bagian dari beriman kepada Allah, adalah mengetahui dan hafal terhadap sifat-sifat Allah. Sifat-sifat ini disebut sifat wajib bagi Allah. Bukan karena kita mewajibkan Allah memiliki sifat tersebut, tapi...
Teks Kitab Al-Hikam, Beserta Syarahnya
KITAB AL-HIKAM Karya Syaikh Ibnu ‘Athoillah As-sakandariy MUQODDIMAH بسم الله الرحمن الرحيم Segala puji bagi Allah, Tuhan yang mengisi [memenuhi] hati para wali [kekasih]-Nya dengan kasih sayang-Nya. Mengistimewakan jiwa mereka...
Sejarah Setiap Akhir Khutbah Jumat Khatib Membaca QS Surah An-Nahl 90
Pada tahun 717 M/99 H seorang penguasa Muslim yang kekuasaannya terbentang dari Kufah hingga Semenanjung Spanyol dan Afrika Utara bernama Umar bin ‘Abdul ‘Azîz (682-720 M/63-101 H) mengirim surat kepada...
Pemikiran Pascapandemi, Kebangkitan Pasca-Covid-19
Kita perlu melakukan penilaian sendiri (self-appraisal) secara jujur. Jangan mengecoh diri dengan rekayasa pencitraan yang membesar-besarkan pencapaian kecil. Kita bisa belajar dari pengalaman sejarah bangsa sendiri. Kebangkitan acap kali bertolak...
Strategi Dakwah Rasulullah Saw pada Era Berada di Madinah
Madinah menjadi sebuah ruang dakwah baru bagi Rasulullah SAW, setelah dakwah di Mekah terasa sempit bagi dakwah Rasulullah SAW dan umat Islam pada waktu itu. Berawal dari respon orang-orang Yatsrib...
Strategi Dakwah Rasulullah SAW pada Era Berada di Mekah
Nabi Muhammad SAW yang lahir di Mekkah dengan membawa misi mendakwahkan ajaran Islam mendapat tantangan yang berat dan menyakitkan. Kultur masyarakat yang ada pada waktu itu menganut keyakinan Paganisme (suatu...


TINGGALKAN KOMENTAR